Skip to main content

Rapat Koordinasi Persiapan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah akan digelar pada 5 April 2021 mendatang. SMKN 2 Kebumen ditunjuk sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan Uji Coba dari Kabupaten Kebumen.

Sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, SMKN 2 Kebumen melaksanakan Rapat Koordinasi untuk menyiapkan sarana dan prasarana, SOP dan administrasi lainya yang akan digunakan dalam Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru pada Masa Pandemi Covid-19. Selain itu, SMKN 2 Kebumen juga berkoordinasi dengan Puskesmas Kebumen I, Dinas Kesehatan dan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen.

Jumlah Siswa yang mengikuti kegiatan Uji Coba PTM ini berjumlah 108 siswa. Siswa ini adalah perwakilan yang terdiri dari 54 siswa kelas 10 dan 54 siswa kelas 11 dari 6 Kompetensi Keahlian. Perwakilan ini dipilih dengan kriteria:

  1. Tidak memiliki riwayat penyakit bawaan/komorbid
  2. Menggunakan kendaraan pribadi (sepeda, sepeda motor atau diantar orang tua/wali)
  3. Mendapatkan persetujuan Orang tua/wali siswa untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka.

Fasilitasi SDM Terampil

Fasilitasi SDM Terampil

Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk e Pembelajaran

Tahun 2020


Kegiatan Fasilitasi SDM Terampil ini dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 5 November 2020 yang bertempat di Surya Yudha Hotel Banjarnegara. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Pusdatin Kemendikbud dengan Cabang Dinas Wilayah IX Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 30 guru SMA dan SMK yang berasal dari 4 Kabupaten yang berada di wilayah kerja Cabang Dinas Wilayah IX Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, 4 Kabupaten tersebut yakni Kabupaten Wonososbo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Kebumen.

Fasilitasi SDM Terampil ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk e-pembelajaran yang sangat sesuai dengan kondisi pandemi COVID-19 seperti saat sekarang. Narasumber yang kompeten dari Pusdatin Kemendikbud membuat kegiatan pelatihan ini menjadi menyenangkan dan mudah diikuti. Materi utama yang disampaikan adalah pengenalan Rumah Belajar yang dikembangkan oleh Kemendikbud dan pembuatan media pembelajaran interaktif yang memanfaatkan software Smart Apps Creator (SAC).

Berikut rangkuman singkat materi yang dipelajari:

1. Rumah Belajar

Rumah Belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.

Fitur Utama yang ada di Rumah Belajar yaitu:

A. Kelas Maya

Sebuah Learning Management System (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja.

B. Sumber Belajar

Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan.

C. Laboratorium Maya

Fitur simulasi praktikum laboratorium yang ada disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum.

D. Bank Soal

Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian.

Selain fitur utama tersebut, tersedia juga fitur tambahan yaitu: Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik, Wahana Jelajah Angkasa, Karya Bahasa dan Sastra, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Edugame dan Blog Pena. Semua fitur tersebut bisa Anda akses melalui laman https://belajar.kemdikbud.go.id/.

2. Smart Apps Creator (SAC)

Smart Apps Creator (SAC) merupakan aplikasi untuk membuat aplikasi mobile android dan iOS tanpa kode pemrograman, serta dapat menghasilkan format HTML5 dan .exe. Smart Apps Creator dapat dipergunakan untuk membuat aplikasi mobile multimedia pembelajaran, wisata, city guide, marketing, game, dsb. Serta dapat diajarkan juga kepada para pelajar SD, SMP, SMA/SMK untuk meningkatkan kreatifitasnya dalam mengelola konten dan juga membuat aplikasi-aplikasi mobile yang menarik.

Bagi anda yang ingin belajar bisa mengunduh software dan materi belajarnya di link berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1jSkAGQ00igRk9_RIXfzvuuaMwfB22Z8L

Berikut salah satu contoh media pembelajaran yang buat pada SAC yang berbasis aplikasi mobile android, silahkan bisa didownload dan diinstal di HP android anda.

https://drive.google.com/drive/folders/1GIgzVZS0M53da9bMUkLdurDWoS4aSqgd?usp=sharing

 

 

 

PERKENALAN SERTA PENYAMPAIAN VISI DAN MISI CALON KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS SMK NEGERI 2 KEBUMEN

Mengenal Calon Ketua dan Wakil Ketua Osis SMK Negeri 2 Kebumen Masa Bhakti 2020/2021

Pasangan Calon No Urut 1
• Rendi Priyanto dan Cahya Baity Anzulfa

Pasangan Calon No Urut 2
• Rahmat Hidayat dan Jihan Saputra

Pasangan Calon No Urut 3
• Kharis Mustofa dan Lulu Wahyu Amelia Zahra

Jangan Lupa 5 Oktober 2020! Gunakan hak pilih anda untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Osis SMK Negeri 2 Kebumen Masa Bhakti 2020/2021. Dukung dan pilih sesuai dengan hati nurani
.
.
.
IG@osis_smkn2kebumen
@smkn2kebumen_bisa