Skip to main content

PENGUMUMAN HASIL PPDB SMK TAHUN AJARAN 2022/2023

Lihat Lampiran Pengumuman disini

BERKAS DAFTAR ULANG SMKN 2 KEBUMEN

  1. Print Out Bukti Pengajuan Akun dan Pendaftaran
  2. Surat Keterangan Nilai Raport Semester 1-5 (asli)
  3. Fotocopy Ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
  4. Surat Pernyataan/Pakta Integritas tentang kebenaran data (Bermaterai)
  5. Surat Pernyataan/Pakta Integritas yang menyatakan Sehat Pendengaran dan Tidak Butawarna (Bermaterai)
  6. Fotocopy Akta Kelahiran
  7. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  8. Fotocopy Piagam Kejuaraan tertinggi sesuai kriteria bagi yang memiliki (legalisir/menunjukan aslinya)
  9. Fotocopy Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Print Out bukti peserta DTKS (khusus jalur afirmasi)

GIAT UKBI ADAPTIF MERDEKA DI SMK NEGERI 2 KEBUMEN

SMK N 2 KEBUMEN – Sebanyak 30 (tiga puluh) siswa SMK N 2 Kebumen mengikuti Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesi (UKBI). Sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa selaku penyelenggara, bahwa Giat UKBI Siswa SMK N 2 Kebumen dilaksanakan pada Senin, 13 Desember 2021 pukul 08.00 s.d 10.00 WIB. Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut antara lain untuk menyetarakan bahasa Indonesia agar sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia serta memupuk sikap positif dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap bahasanya.

Giat UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi. UKBI Adaptif dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang pelaksanaan ujinya dilakukan secara daring.

Adapun teknis ujinya yaitu setiap peserta akan mendapatkan sejumlah soal dan waktu uji yang berbeda sesuai dengan estimasi kemampuannya. Misalnya, saat peserta mengikuti Seksi I Mendengarkan, pada tahap awal peserta uji akan mengikuti satu teslet uji yang berisi lima butir soal. Jawaban peserta atas lima butir soal tersebut akan menentukan jenis teslet uji selanjutnya yang akan diterima peserta uji, apakah dilanjutkan dengan karakteristik soal yang lebih mudah, setara, atau lebih sulit. Pada saat peserta uji berada dalam jenjang teslet yang setara secara berturut-turut selama dua kali, tes berhenti untuk peserta uji yang bersangkutan. Jumlah maksimal teslet uji yang dikerjakan peserta adalah 9 pada Seksi Mendengarkan dengan waktu maksimal sejumlah 30 menit. Setelah menyelesaikan tahapannya peserta mendapatkan sertifikat digital yang secara otomatis pula akan dikirim melalui pos-el atau melalui akun peserta dalam aplikasi. Sertifikat ditandatangani oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Semua siswa yang mengikuti Giat UKBI Merdeka ini tampak sangat antusias dan bersungguh-sungguh sejak persiapan sampai pelaksanaan uji. Persiapan dilakukan dengan mengajak siswa mengenal UKBI yang disampaikan oleh Bapak Sudarno, S.Pd.Ina pada Sabtu, 11 Desember 2021. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan mandiri yang diikuti siswa melalui laman https://laporandataukbi.kemdikbud.go.id/seripelatihan/.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dengan kesungguhan tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Beberapa siswa mendapatkan nilai dan peringkat kemahiran berbahasa Indonesia di atas standar kemahiran siswa SMA, yakni “Madya”. Puspa Amalia, salah satu peserta giat UKBI, mendapatkan peringkat “Sangat Unggul” dengan mendapatkan nilai akhir 664 dari tiga seksi uji yang diikutinya, yaitu seksi I (mendengarkan), seksi 2 (merespons kaidah), dan seksi III (membaca). Selain itu, ada 5 siswa yaitu Agus Darmayanti, Argha Hendriandika, Latif Rosidi, M. Alfan Nurohman, dan Tri Utami mendapatkan peringkat “Unggul”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Konstributor: PND

Kolaborasi Orang Tua Peserta Didik dalam PKL

SMK Negeri 2 Kebumen akan melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) periode satu. Peserta PKL sebelum berangkat ke tempat masing-masing diwajibkan berkoordinasi dengan guru pembimbing yang telah ditunjuk oleh sekolah. Khusus peserta PKL yang melaksanakan PKL diluar daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta langsung dibimbing oleh tim pokja PKL SMK Negeri 2 Kebumen. Selain itu, sekolah juga mengundang orang tua atau wali kelas datang ke sekolah.

PKL periode satu ini ada dua indutri yang dari luar Jawa Tengah dan Yogyakarta yaitu di Arindo Anugrah Tehnik Tangerang dan CV Akar Jaya Perkasa Jakarta. Orang tua atau wali peserta PKL diharuskan datang ke sekolah sebelum berangkat ke tempat PKL. Hal ini bertujuan untuk memastikan izin PKL diluar wilayah dari orang tua, pembahasan teknis PKL, pembiayaan pribadi peserta PKL menjadi tanggung jawab orang tua/wali murid, pengawasan dan monitoring pelaksanaan PKL secara bersama-sama antara sekolah dan orang tua. Hal ini sebagai bentuk kolaborasi orang tua dan sekolah dalam pelaksanaan PKL. Sehingga permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PKL menjadi tanggung jawab bersama.

Hari ini orang tua dari peserta PKL diluar wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta telah datang ke sekolah. Beberapa orang tua menanyakan tentang PKL ke Wakil Kepala Sekolah Hubungan Industri. “Pak, besuk apakah anak saya kos disana?” tanya salah satu orang tua. “ini kebetulan tempat yang akan digunakan PKL telah menyediakan mess/asrama” jawab Bapak Subagiyo Budi Wahono, S.Pd., M.Pd. Hasil pertemuan itu adanya kesepakatan yang tertuang dalam surat pernyataan orang tua.
Setelah berakhirnya pertemuan orang tua dengan pihak sekolah, peserta PKL pun diberi arahan oleh Wakil Kepala Sekolah Hubungan Industri. Isi dari arahan tersebut adalah peserta didik harus menjaga nama baik almamater, disiplin bekerja, ramah dan sopan satun serta yang paling penting jangan tinggalkan doa dan ibadah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Konstributor: eNHa

Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA) SMK NEGERI 2 KEBUMEN dengan Eduprime

SMK N 2 KEBUMEN – The Power of Vokasi merupakan kekuatan yang dimiliki oleh lulusan Sekolah Vokasi, yakni meliputi bekerja, melanjutkan studi atau wirausaha. Ketiga aspek tersebut dikenal dengan BMW. Artinya, lulusan Sekolah Vokasi bisa langsung bekerja, melanjutkan studi, atau berwirausaha. Sesuai dengan hal tersebut, SMK Negeri 2 Kebumen bekerja sama dengan Eduprime memberikan kesempatan kepada siswa kelas X Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 647 siswa untuk mengikuti Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 4 November 2021 dalam dua sesi dengan menerapkan protokol kesehatan. Siswa melaksanakan kegiatan secara online mandiri dengan didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA) untuk siswa SMK menggunakan Tes Academic General Check Up (AGCU) adalah mengukur dan pemetaan potensi keberbakatan, potensi kepribadian dan potensi psikologi individu berdasarkan variabel yang ditetapkan dalam rumusan asesmen STA. Aspek-aspek yang diukur tersebut meliputi cara kerja otak, brain literalization, profil kepribadian, multiple intelligences, personality factor, thinking and learning style, personality skill, dan pressure and instability.

Hasil dari Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA) langsung dapat diketahui siswa setelah pelaksanaan. Siswa dapat melihat hasil pengukuran dan pemetaan diri yang dilihat dari delapan aspek, untuk digunakan sebagai pertimbangan merencanakan langkah keberhasilan masa depan. Sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini untuk membangun dan mendorong semua pihak terkait, seperti guru dan orang tua untuk membantu mengarahkan siswa mencapai masa depan yang gemilang.

Kegiatan Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA) digunakan sekolah untuk pemetaan siswa sesuai dengan the power of vokasi yaitu berapa banyak siswa yang professional (bekerja), berwirausaha, dan lanjut studi. Hasil dari Asesmen Pemantapan Karir-Specific Talent Analysis (STA) SMK N 2 Kebumen, kelas X sebanyak 647 siswa adalah 475 siswa cenderung memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi, 302 siswa cenderung memiliki kemampuan berwirausaha, dan 264 siswa cenderung memiliki kemampuan sebagai tenaga professional dalam bekerja. Dalam hal ini, ada beberapa siswa yang memiliki lebih dari satu kecenderungan karir di masa depan.