Skip to main content

Mendorong Mutu dan Daya Saing SMK Pada Masa Pandemi Covid-19 Melalui Sertifikasi Internasional Kemampuan Berbahasa Inggris Dengan TOEIC

Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI senantiasa melakukan upaya strategis untuk memastikan lulusan SMK memiliki daya saing yang kuat di dunia kerja. Diantara program nyata yang secara konsisten digelar adalah program sertifikasi internasional kemampuan Bahasa Inggris bagi siswa SMK dengan TOEIC (Test Of English for International Communication). Bahkan disaat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020, salah satu program yang tetap menjadi prioritas untuk dijalankan adalah sertifikasi TOEIC bagi siswa SMK.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi lulusan SMK di dunia kerja global, serta peningkatan mutu Pendidikan Bahasa Inggris di SMK, maka pelaksanaan program TOEIC senantiasa dinanti oleh SMK di Indonesia. Animo tersebut ditunjukan dengan antusiasme yang tinggi oleh lebih dari 300ribu siswa dari 1.763 SMK yang berpartisipasi dalam proses seleksi untuk memperoleh bantuan ujian sertifikasi TOEIC dari Direktorat SMK pada tahun 2020. Sebanyak 75.000 siswa terpilih yang tersebar di 34 provinsi berhasil menjalankan ujian TOEIC secara Computer Based Testing (Ujian Berbasis Komputer).

Pada tahun 2021 ini, Direktorat SMK kembali akan menggelar kegiatan Sertifikasi TOEIC bagi siswa SMK yang pendaftarannya mulai dibuka 5 April 2021.  Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan sertifikasi TOEIC akan berakhir pada bulan Agustus tahun 2021. Kesempatan untuk memperoleh sertifikasi TOEIC  dibuka bagi seluruh SMK di Indonesia.

SMK Negeri 2 Kebumen berpartisipasi aktif dalam program Direktorat SMK  yang baik ini, dengan mengikutkan peserta didik kelas XI dan XII. Dari jumlah 1284 yang terdeteksi mengikuti kegiatan seleksi melalui aplikasi  Viera sebanyak 892. Kelas XII ada yang sedang prakerin di DU/DI 8 kelas. Kegiatan seleksi dilaksanakan secara daring pada hari Jumat, 30 Juli 2021 dan peserta didik mengikuti seleksi dari rumah masing-masing dengan dipandu secara teknis oleh Panitia Sertifikasi TOEIC di bawah kendali Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 Kebumen.

Mengapa harus mengikuti Program Fasilitasi TOEIC dari Direktorat SMK?
Banyak perusahaan terkemuka, organisasi, dan lembaga bahasa di seluruh dunia mempercayakan pada TOEIC Listening and Reading sebagai ukuran kemampuan berbahasa Inggris yang adil, valid, dan andal bagi para profesional bisnis dan bagi individu yang siap memasuki dunia kerja internasional. Berikut beberapa manfaat Program Fasilitasi TOEIC:

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Siswa:
1. Sebagai kredensial kemampuan komunikasi bahasa Inggris dunia kerja
2. Meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing lulusan saat memasuki dunia kerja
3. Memberikan nilai tambah dalam porto folio pribadi siswa
4. Bisa digunakan untuk memenuhi salah satu syarat mengajukan beasiswa, misalnya LPDP

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Guru:
1. Sebagai Professional Credential
2. Pengakuan global akan kompetensi di bidang bahasa Inggris
3. Pengembangan profesional
4. Syarat untuk mengikuti sejumlah kegiatan internasional yang memerlukan kecakapan berbahasa Inggris
5. Data untuk memilih program pelatihan yang sesuai

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Sekolah:
1. Data pemetaan akan profisiensi siswa dan guru
2. Data untuk menentukan jenis pelatihan dan pembelajaran yang sesuai untuk siswa dan guru
3. Benchmark dan baseline audit untuk sejumlah progress yang akan dicapai kedepannya.

 

Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi VIERA TOEIC

Pelatihan LMS Moodle : e-Learning SMK N 2 Kebumen bersama Ir Wahyu Purnomo, M.T

Jumat, 23 Oktober 2020; Adanya pandemi covid-19, pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan. Seluruh siswa melaksanakan belajar dari rumah dengan pembelajaran jarak jauh. Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan tetap menciptakan pembelajaran bermakna bagi siswa, SMK N 2 Kebumen menyusun e-Learning untuk memfasilitasi siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Dalam menyusun e-learning ini, dibentuklah Tim e-Learning SMK N 2 Kebumen. Untuk mensukseskan pengisian content, maka diadakan pelatihan untuk menyiapkan content e-Learning yang berbasis LMS Moodle, dengan dipandu oleh Ir. Wahyu Purnomo, M.T; Instruktur PPPPTK BOE Malang.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, secara daring dan secara luring. Tim e-learning telah menyiapkan content e-learning, untuk kemudian diupload ke dalam aplikasi.

Rapat Koordinasi Persiapan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah akan digelar pada 5 April 2021 mendatang. SMKN 2 Kebumen ditunjuk sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan Uji Coba dari Kabupaten Kebumen.

Sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, SMKN 2 Kebumen melaksanakan Rapat Koordinasi untuk menyiapkan sarana dan prasarana, SOP dan administrasi lainya yang akan digunakan dalam Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru pada Masa Pandemi Covid-19. Selain itu, SMKN 2 Kebumen juga berkoordinasi dengan Puskesmas Kebumen I, Dinas Kesehatan dan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen.

Jumlah Siswa yang mengikuti kegiatan Uji Coba PTM ini berjumlah 108 siswa. Siswa ini adalah perwakilan yang terdiri dari 54 siswa kelas 10 dan 54 siswa kelas 11 dari 6 Kompetensi Keahlian. Perwakilan ini dipilih dengan kriteria:

  1. Tidak memiliki riwayat penyakit bawaan/komorbid
  2. Menggunakan kendaraan pribadi (sepeda, sepeda motor atau diantar orang tua/wali)
  3. Mendapatkan persetujuan Orang tua/wali siswa untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka.

SMK Negeri 2 Kebumen Juara 3 LKS Tingkat Nasional

Arif Suyipto siswa kelas XI Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) merupakan perwakilan dari Provinsi Jawa Tengah dalam ajang paling bergengsi siswa SMK yaitu Lomba Kompetensi (LKS) Siswa Tingkat Nasional pada mata lomba Cabinet Making (Pembuatan Kabinet) yang diselenggarakan secara daring tanggal 18 s.d 24 Oktober 2020.

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional merupakan ajang paling bergengsi bagi siswa SMK di seluruh Indonesia. LKS dimulai dari tingkat Kabupaten atau Kota, juara 1 setiap Kabupaten/ Kota dipercaya untuk mengikuti LKS tingkat Provinsi dan Juara 1 tingkat provinsi maju ke tingkat Nasional. LKS juga menunjukkan kemajuan pendidikan dan keterampilan siswa SMK untuk terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi. LKS Nasional menjadi data kemajuan pendidikan SMK.

Bapak Dakhroni, S.Pd dipercaya membimbing LKS Nasional mata lomba cabinet making telah menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Dimasa pandemi Covid-19 pelaksanaan LKS tetap dilaksanakan secara daring. Penilaian dilaksanakan secara daring dan menilai benda kerja secara langsung oleh tim Juri cabinet making tingkat nasional.

Pengumuman dilaksanakan tanggal 24 Oktober melalui zoom dan Youtube. Arif didamping oleh Ayah tercinta dengan perasaan yang sangat bangga dibacakan hasil oleh MC “Mata lomba cabinet making juara 3 Arif Suyipto Provinsi Jawa Tengah”. Riuh tepuk tangan dan ucapan selamat diberikan oleh warga SMKN 2 Kebumen atas prestasi yang telah diraih.