Skip to main content

Pelaksanaan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Tahap 1 di SMKN 2 Kebumen

Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Tahap 1 SMA/SMK di Kabupaten Kebumen memasuki hari pertama. SMKN 2 Kebumen bersama dengan SMKN 1 Kebumen, SMKN 1 Gombong, SMKN 1 Karanganyar, SMK Muhammadiyah Kutowinangun, dan SMK Tamtama Karanganyar, serta untuk jenjang SMA yaitu SMAN 1 Kebumen, SMAN 2 Kebumen, SMAN 1 Gombong, SMAN 1 Prembun, SMA Muhammadiyah Gombong, dan SMA VIP Al-Huda Kebumen ditunjuk oleh Disdikbud Provinsi Jawa Tengah untuk melaksanakan Simulasi PTM Tahap 1 (berdasarkan SE Kadisdikbud Prov. Jateng No. 01288/SEK/VIII/2021). Pelaksanaan kegiatan Simulasi PTM Tahap 1 ini direncanakan akan dilaksanakan selama lima hari. Kegiatan Simulasi PTM Tahap 1 ini dimulai pada hari ini Senin, 6 September 2021 dan berakhir pada hari Jum’at, 10 September 2021.

SMKN 2 Kebumen yang terletak di Jalan Joko Sangkrip KM 01, Kembaran, Kebumen, melaksanakan kegiatan Simulasi PTM Tahap 1 dengan mendatangkan peserta didik berjumlah maksimal 108 peserta didik, sesuai dengan SE Setda Prov. Jateng No. 420/0011645. Oleh karena itu, SMKN 2 Kebumen menunjuk peserta didik kelas XI yang sedang melaksanakan pengayaan ANBK/AKM sejumlah 97 peserta didik. Peserta simulasi PTM Tahap 1 ini tetap dan tidak boleh digantikan oleh peserta didik lain. Selama pelaksanaan simulasi PTM Tahap 1, peserta didik menempati tempat duduk dan ruang kelas yang sama. Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok dan setiap kelompok menempati ruang kelas masing-masing.

Pelaksanaan simulasi PTM Tahap 1 ini menjadi syarat dilaksanakannya PTM Terbatas. Tentunya setelah diadakan evaluasi dan PTM Tahap 2. PTM Terbatas untuk SMA/SMK nantinya akan menghadirkan 30% dari jumlah seluruh siswa. Oleh karena itu, tujuan dilasanakannya simulasi PTM Tahap 1 ini adalah melatih budaya adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19. Warga sekolah selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Slogan “Patuhi 5M” memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi dapat dijumpai di lokasi yang strategis dan terbaca oleh warga sekolah sehingga dapat menjadi kebiasaan.

Peserta didik yang mengikuti kegiatan simulasi PTM Tahap 1 dapat diantar atau membawa kendaraan pribadi. Peserta didik memasuki area sekolah kemudian dicek nama dan suhu tubuhnya. Peserta didik yang tidak masuk dalam daftar peserta simulasi PTM Tahap 1 dipersilakan untuk pulang. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan selain simulasi PTM Tahap 1 di SMKN 2 Kebumen untuk sementara waktu ditunda sampai waktu yang akan ditentukan kemudian. Selanjutnya, peserta didik yang sudah dicek suhu tubuhnya diarahkan untuk mencuci tangan lalu menuju ruang kelas sesuai jalur kedatangan yang sudah ditentukan. Petugas berjaga di depan ruang kelas dan memastikan peserta didik memasuki ruang kelas masing-masing.

Kegiatan simulasi PTM Tahap 1 berlangsung selama dua jam tanpa istirahat. Oleh karena itu, peserta didik membawa bekal makanan ringan dan minuman dari rumah. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kontak fisik dan kerumunan. Kegiatan belajar mengajar siap dilaksanakan di kelas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sterilisasi ruang kelas dengan menyemprot cairan disinfektan sebelum kedatangan dan setelah kepulangan warga sekolah. Setelah selesai kegiatan Simulasi PTM, peserta didik keluar dari ruang kelas kemudian dicek suhu tubuhnya oleh petugas, mencuci tangan, dan menuju parkiran kendaraan melalui jalur kepulangan yang telah ditentukan. Sesampainya di rumah, peserta didik melapor ke petugas.

Peserta didik yang tidak mengikuti kegiatan simulasi PTM Tahap 1 maka tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh/Belajar dari Rumah dengan baik. Selain itu, peserta didik yang sedang Prakerin juga tetap mengikuti peraturan di tempat prakerin masing-masing dan menjaga nama baik sekolah. Mari sukseskan simulasi PTM Tahap 1 menuju PTM Terbatas. Semoga pandemi segera usai dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan normal. Aamiin YRA. Terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga kegiatan simulasi PTM Tahap 1 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sehat.

Mendorong Mutu dan Daya Saing SMK Pada Masa Pandemi Covid-19 Melalui Sertifikasi Internasional Kemampuan Berbahasa Inggris Dengan TOEIC

Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI senantiasa melakukan upaya strategis untuk memastikan lulusan SMK memiliki daya saing yang kuat di dunia kerja. Diantara program nyata yang secara konsisten digelar adalah program sertifikasi internasional kemampuan Bahasa Inggris bagi siswa SMK dengan TOEIC (Test Of English for International Communication). Bahkan disaat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020, salah satu program yang tetap menjadi prioritas untuk dijalankan adalah sertifikasi TOEIC bagi siswa SMK.

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi lulusan SMK di dunia kerja global, serta peningkatan mutu Pendidikan Bahasa Inggris di SMK, maka pelaksanaan program TOEIC senantiasa dinanti oleh SMK di Indonesia. Animo tersebut ditunjukan dengan antusiasme yang tinggi oleh lebih dari 300ribu siswa dari 1.763 SMK yang berpartisipasi dalam proses seleksi untuk memperoleh bantuan ujian sertifikasi TOEIC dari Direktorat SMK pada tahun 2020. Sebanyak 75.000 siswa terpilih yang tersebar di 34 provinsi berhasil menjalankan ujian TOEIC secara Computer Based Testing (Ujian Berbasis Komputer).

Pada tahun 2021 ini, Direktorat SMK kembali akan menggelar kegiatan Sertifikasi TOEIC bagi siswa SMK yang pendaftarannya mulai dibuka 5 April 2021.  Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan sertifikasi TOEIC akan berakhir pada bulan Agustus tahun 2021. Kesempatan untuk memperoleh sertifikasi TOEIC  dibuka bagi seluruh SMK di Indonesia.

SMK Negeri 2 Kebumen berpartisipasi aktif dalam program Direktorat SMK  yang baik ini, dengan mengikutkan peserta didik kelas XI dan XII. Dari jumlah 1284 yang terdeteksi mengikuti kegiatan seleksi melalui aplikasi  Viera sebanyak 892. Kelas XII ada yang sedang prakerin di DU/DI 8 kelas. Kegiatan seleksi dilaksanakan secara daring pada hari Jumat, 30 Juli 2021 dan peserta didik mengikuti seleksi dari rumah masing-masing dengan dipandu secara teknis oleh Panitia Sertifikasi TOEIC di bawah kendali Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 Kebumen.

Mengapa harus mengikuti Program Fasilitasi TOEIC dari Direktorat SMK?
Banyak perusahaan terkemuka, organisasi, dan lembaga bahasa di seluruh dunia mempercayakan pada TOEIC Listening and Reading sebagai ukuran kemampuan berbahasa Inggris yang adil, valid, dan andal bagi para profesional bisnis dan bagi individu yang siap memasuki dunia kerja internasional. Berikut beberapa manfaat Program Fasilitasi TOEIC:

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Siswa:
1. Sebagai kredensial kemampuan komunikasi bahasa Inggris dunia kerja
2. Meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing lulusan saat memasuki dunia kerja
3. Memberikan nilai tambah dalam porto folio pribadi siswa
4. Bisa digunakan untuk memenuhi salah satu syarat mengajukan beasiswa, misalnya LPDP

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Guru:
1. Sebagai Professional Credential
2. Pengakuan global akan kompetensi di bidang bahasa Inggris
3. Pengembangan profesional
4. Syarat untuk mengikuti sejumlah kegiatan internasional yang memerlukan kecakapan berbahasa Inggris
5. Data untuk memilih program pelatihan yang sesuai

Manfaat Sertifikasi TOEIC bagi Sekolah:
1. Data pemetaan akan profisiensi siswa dan guru
2. Data untuk menentukan jenis pelatihan dan pembelajaran yang sesuai untuk siswa dan guru
3. Benchmark dan baseline audit untuk sejumlah progress yang akan dicapai kedepannya.

 

Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi VIERA TOEIC

Pelatihan LMS Moodle : e-Learning SMK N 2 Kebumen bersama Ir Wahyu Purnomo, M.T

Jumat, 23 Oktober 2020; Adanya pandemi covid-19, pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan. Seluruh siswa melaksanakan belajar dari rumah dengan pembelajaran jarak jauh. Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan tetap menciptakan pembelajaran bermakna bagi siswa, SMK N 2 Kebumen menyusun e-Learning untuk memfasilitasi siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Dalam menyusun e-learning ini, dibentuklah Tim e-Learning SMK N 2 Kebumen. Untuk mensukseskan pengisian content, maka diadakan pelatihan untuk menyiapkan content e-Learning yang berbasis LMS Moodle, dengan dipandu oleh Ir. Wahyu Purnomo, M.T; Instruktur PPPPTK BOE Malang.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, secara daring dan secara luring. Tim e-learning telah menyiapkan content e-learning, untuk kemudian diupload ke dalam aplikasi.

Rapat Koordinasi Persiapan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah akan digelar pada 5 April 2021 mendatang. SMKN 2 Kebumen ditunjuk sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan Uji Coba dari Kabupaten Kebumen.

Sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut, SMKN 2 Kebumen melaksanakan Rapat Koordinasi untuk menyiapkan sarana dan prasarana, SOP dan administrasi lainya yang akan digunakan dalam Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Adaptasi Kebiasaan Baru pada Masa Pandemi Covid-19. Selain itu, SMKN 2 Kebumen juga berkoordinasi dengan Puskesmas Kebumen I, Dinas Kesehatan dan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen.

Jumlah Siswa yang mengikuti kegiatan Uji Coba PTM ini berjumlah 108 siswa. Siswa ini adalah perwakilan yang terdiri dari 54 siswa kelas 10 dan 54 siswa kelas 11 dari 6 Kompetensi Keahlian. Perwakilan ini dipilih dengan kriteria:

  1. Tidak memiliki riwayat penyakit bawaan/komorbid
  2. Menggunakan kendaraan pribadi (sepeda, sepeda motor atau diantar orang tua/wali)
  3. Mendapatkan persetujuan Orang tua/wali siswa untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka.

Virtual Meeting Kegiatan Sosialisasi Online Pencegahan Penyalahgunaan Napza pada Institusi Pendidikan Tahun 2021

Sesuai Nota Dinas Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 00499 / Disdikbud / III / 2021 pada tanggal 26 Maret 2021 tentang Pelaksanaan Sosialisasi Online Pencegahan Penyalahgunaan Napza. Peserta didik SMKN 2 Kebumen berkesempatan mengikuti Kegiatan Sosialisasi Online Pencegahan Penyalahgunaan Napza pada Institusi Pendidikan Tahun 2021. Virtual Meeting bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan pada hari, tanggal Senin, 29 Maret 2021 jam 08.00 s / d selesai dengan menggunakan Zoom Meeting, Virtual Meeting bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Pada Virtual Meeting Kegiatan Sosialisasi Online Pencegahan Penyalahgunaan Napza pada Institusi Pendidikan Tahun 2021 Provinsi Jawa Tengah. SMKN 2 Kebumen pada Virtual Meeting diwakilkan oleh peserta didik atas nama Muhammad Nurkarim kelas XI jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP 1), Manja Laiffreina Pantau kelas X jurusan Teknik Audio Video (TAV 2), Retno Diva Suryani kelas X jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP 2).